MAKASSAR, Erapolitik.com – Dinamika politik menuju Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 semakin menarik. Nama-nama tokoh terus bermunculan untuk bertarung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. Salah satunya nama mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (AAS) yang dimunculkan sebagai kandidat calon wakil presiden (cawapres).

Usulan tersebut sebelumnya disuarakan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel). DPW PKB Sulsel ingin menduetkan Amran Sulaiman dengan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) yang didorong menjadi calon presiden (capres).

Menanggapi usulan DPW PKB Sulsel tersebut, Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan bahwa Amran Sulaiman merupakan sosok pekerja keras yang berhasil meraih kesuksesan dari bawah. ”Beliau tidak aktif di politik dalam artian partai politik, tapi karya beliau luar biasa. Kami dari PKB mengapresiasi Pak Amran. Tentu kami berharap Pak Amran bersama-sama PKB, meskipun hanya saling sharing, diskusi. Secara pribadi dengan saya sangat baik hubungannya,” ujar Gus Jazil saat berkunjung ke Makassar di sela acara Coaching Clinic DPC-DPW PKB se-Sulsel, Jumat (29/10/2021).

Gus Jazil berharap Amran bisa berjuang bersama-sama dengan PKB untuk masa depan bangsa yang lebih baik kedepan. ”Tentu dalam batas-batas beliau sebagai seorang pengusaha,” urainya.

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan bahwa secara pribadi dirinya juga ikut mendorong dan setuju dengan wacana yang dimunculkan DPW PKB Sulsel tersebut. ”Secara pribadi sebagai teman, saya ikut mendorong dan saya setuju. Memang tokoh Indonesia timur hari ini itu Pak Amran, dan lebih bagus lagi kalau bersama Pak Muhaimin,” ungkapnya.

Menurut Gus Jazil, ada sejumlah alasan mengapa sosok Amran sangat layak untuk menjadi pemimpin nasional berdampingan dengan Gus Muhaimin. Pertama, Indonesia kedepan butuh harapan baru, tokoh-tokoh muda yang energik. ”Nah ini dua-duanya orang energik untuk sebuah perubahan. Saya setuju sebagai Wakil Ketua Umum PKB,” katanya.

Apalagi, Amran juga dinilai sudah menunjukkan kinerja yang cukup baik dan tidak mementingkan kepentingan pribadinya ketika menjabat sebagai Menteri Pertanian.

Sebelumnya, Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad mengusulkan paket nama Gus Muhaimin-Andi Amran Sulaiman sebagai capres-cawapres pada Pilpres 2024 mendatang. Selama ini, kata Azhar, PKB sendiri sudah berniat untuk mengusung Gus Muhaimin berdasarkan aspirasi dari para kader di berbagai daerah.

Menurutnya, duet Gus Muhaimin-Amran adalah pasangan ideal yang saling melengkapi. Gus Muhaimin dikenal sebagai sosok agamais, cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), memiliki sepak terjang cukup panjang di perpolitikan nasional baik sebagai menteri, Wakil Ketua DPR maupun Wakil Ketua MPR. Selain itu, Gus Muhaimin juga terbukti sukses meningkatkan perolehan suara PKB, serta menyolidkan struktur PKB dari pusat hingga bawah. Karena itu, kata Azhar, jika duet Gus Muhaimin-Amran berhasil diusung pada Pilpres 2024 mendatang, seluruh kader di Sulsel siap mengawal pemenangan. (hafid)